Laga U21 Internasional Batal Akibat Tindakan Rasial

Dua laga U21 persahabatan terpaksa dibatalkan di tengah menyeruaknya aksi pelecehan rasial. Salahs atunya adalah laga antara timnas U21 Irlandia melawan Kuwait yang harus diberhentikan lebih awal. Keputusan ini diambil setelah salah satu pemain pengganti timnas Irlandia diduga menjadi korban dari tindakan pelecehan rasial. Dalam laga tersebut, timnas Irlandia berhasil unggul 3-0 ketika insiden tersebut terjadi dan wasit memutuskan untuk membatalkan pertandingan.

Gabung di M88 Sekarang

M88 laga U21

Pembatalan Laga U21 Irlandia vs Kuwait

Laga persahabatan timnas U21 antara Republik Irlandia dfefngan Kuwait merupakan salah satu dsari 2 laga internasional yang dibatalkan pada hari Senin yang lalu. Pembataln tersebut dilakukan akibat adanya dugaan tindakan pelecehan seksual yang terjadi.

Asosiasi Sepakbola Irlandia mengumumkan bahwa laga yang dilangsungkan di Bad Radkersburg, Austria, terpaksa diberhentikan lebih awal di babak kedua. Saat keputusan tersebut diambil, tim binaan Jim Crawford berhasil unggul dengan skor 3-0.

Pembatalan Laga U21 Selandia Baru vs Qatar

Sementara itu, laga U21 yang mempertemukan timnas Selandia Baru dengan Qatar juga di Austria juga bernasib yang sama. Laga antara kedua timnas tersebut dibatalkan di babak pertama setelah pihak timnas Selandia Baru menolak untuk turun ke lapangan. Tindakan tersebut mereka ambil karena menganggap pihak ofisial pertandingan tidak mengambil langkah nyata terkait dugaan tindakan pelecehan seksual yang terjadi.

Unggahan FAI di Twitter

Dalam satu kesempatan, menurut laporan dari link alternatif M88, pihak Asosiasi Sepakbola Irlandia mengumumkan di akun media sosial resmi mereka di Twitter perihal peristiwa tersebut. Dalam unggahan mereka, pihak asosiasi mengatakan bahwa mereka menyesal dengan peristiwa yang terjadi di laga U21 internasional antara pihak mereka dengan Kuwait. Laga tersebut harus terpaksa diberhentikan setelah adanya dugaan tindakan pelecehan rasial yang dilakukan oleh oknu, pemain Kuwait terhadap salah satu pemain penggantii dari pihak mereka.

Dalam pernyataan yang sama, pihak FAI mengatakan bahwa mereka tidak mentoleransi setiap bentuk tindakan rasisme yang menyasar pemain mereka maupun pihak staf. Pihak asosiasi juga mengatakan bahwa mereka akan melaporkan tindakan serius tersebut baik kepada UEFA maupun FIFA.

Sementara itu, dalam pernyataan yang mereka unggah ke akun media sosial mereka di Twitter, Asosiasi Sepakbola Twitter mengatakan bahwa direktur tim sepakbola Olimpiade negara tersebut, Jarrah Al-Ateeqi, mengatakan bahwa laga tersebut ‘tidak selesai karena kerasnya pertandingan dengan tensi luar biasa di antara para pemain.’

Adapun pihak Asosiasi Sepakbola Kuwait mengatakan bahwa Al-Ateeqi menjelaskan bahwa laga tersebut dihentikan pada menit ke-70 peratndingan untuk melindungi para pemain dari cedera, khususnya ketika tujuan utama dari pertandingan tersebut adalah friksi antarpemain dan berharap para pemain bisa terus siap siaga sebelum mencapai hasil dari masing-masing pihak dan kembali ke negara masing-masing.’

Asosiasi sepakbola negara Timur Tengah tersebut juga mengatakan bahwa Al-Ateeqi memuji disiplin dan komitmen yang dilakukan oleh pemain di sepanjang pertandingan tersebut. Adapun Irlandia berhasil memimpin usai babak pertama dengan skor 2-0 setelah gol yang dipersembahkan oleh Ollie O’Neill dan Conor Carty. Pihak timnas Irlandia kemudian berhasil menambah keunggulan mereka di babak kedua berkat gol dari Aidomo Emakhu, yang melakukan debut perdananya setelah diturunkan di babak kedua sebagai pemain pengganti.